Ilustrasi bantuan tunai. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Utara menyatakan sampai saat ini sebanyak 33.000 UMKM telah mendaftar dan memasukkan data sebagai penerima insentif bantuan sosial sebesar Rp2,4 juta selama empat bulan. Total ada 84.000 UMKM sehingga masih banyak yang belum memasukkan data.

"Kami masih tetap menunggu data yang lain. Saat ini yang masuk sudah 33.000 UMKM," ujar Kadiskop dan UMKM Sulut Ronald Sorongan di Manado, Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan, Presiden Joko Widodo menyebut bantuan sosial (bansos) produktif untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk menambah modal para pengusaha kecil.

"Dana tersebut untuk tambahan (modal) sehingga usahanya terus berjalan," katanya.

Ronald berharap, pemberian bansos produktif untuk UMKM tersebut bisa membantu mempercepat pemulihan ekonomi dari tekanan pandemi Covid-19. Sekaligus menjadi stimulus untuk menggerakkan ekonomi terbawah.

"Karena kami ingin menggerakkan ekonomi yang di bawah agar bisa segera bergerak lagi," ucapnya.

Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM bersama Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan serta sejumlah lembaga pembiayaan UMKM terus melakukan verifikasi-validasi data calon penerima bansos produktif tersebut. Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penerima, di antaranya memiliki usaha mikro, bukan anggota TNI/Polri atau pegawai BUMN/BUMD, serta memiliki rekening bank aktif.

"Kami berharap penerima bansos ini, dapat dimanfaatkan dengan baik," ujar Ronald.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network