MINAHASA, iNews.id - Sektor pertanian menjadi penyangga perekonomian Kabupaten Minahasa di masa pandemi Covid-19. Lahan pertanian yang dikelola petani selama pandemi mampu menopang perekonomian keluarga, sehingga wilayah ini dapat tumbuh positif dalam dua tahun terakhir.
"Sektor ini sangat berkontribusi bagi kita di masa pandemi sehingga ekonomi kita bisa bertahan walaupun di masa sulit," kata Bupati Minahasa Royke Octavian Roring di Minahasa, Selasa (1/11/2022).
"Di masa pandemi ini hampir semua lahan dikelola dengan baik dan memberi sumbangsih sehingga pertumbuhan ekonomi kita termasuk untuk Sulawesi Utara tumbuh positif," katanya.
Oleh karena itu, Bupati Roring terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan secara optimal lahan-lahan pertanian yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menyokong perekonomian keluarga.
Saat ini, potensi lahan pertanian di Kabupaten Minahasa mencakup tanaman pangan seluas 6.357,54 hektare, lahan kering 41.480 hektare, hortikultura 9.989 hektare dan perkebunan 39.595,03 hektare.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian memberikan bantuan di Minahasa berupa perluasan tanaman Pala 200 hektare, penanaman Vanili seluas 10 hektare, sarana pascapanen tanaman kelapa satu unit, sarana pascapanen tanaman Stevia lima unit, sarana fasilitasi pengolahan kelapa satu unit.
Selanjutnya, pupuk organik air cair sebanyak 6.000 liter, pengembangan kawasan Padi 100 hektare, irigasi pompa menengah wilayah tengah satu unit, rehabilitasi jaringan irigasi tersier empat unit, serta irigasi perpipaan dua unit.
Berdasarkan data BPS pada 2021, kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian di Kabupaten Minahasa sebesar 27,08 persen.
Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait