MANADO, iNews.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar pasar murah Natal di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Daerah tersebut merupakan daerah perbatasan Sulut dengan Filipina.
"Pelaksanaan pasar murah Natal guna membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah 3T menyambut hari besar agama Natal 25 Desember 2022, kata Kepala Disperindag Sulut Daniel Mewengkang, Selasa (8=11/2022).
Dia mengatakan dalam waktu dekat tim pasar murah Natal akan menuju tiga Kabupaten kota kepulauan yang berbatasan dengan Filipina, yakni Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud.
Pihaknya akan menyediakan waktu khusus untuk kegiatan pasar murah di wilayah kepulauan Sulut, karena mengingat kondisi cuaca dan gelombang yang tinggi di wilayah tersebut.
"Kami berharap masyarakat di wilayah 3T ini bisa memanfaatkan pasar murah Natal untuk mendapatkan kebutuhan pokok murah," ujarnya.
Dia menjelaskan selain di wilayah perbatasan laut, juga di Kabupaten Bolaang Mongondouw Utara yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo telah dilakukan pasar murah Natal.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Sulut Ronny Erungan mengatakan kegiatan pasar murah Natal kali ini akan dilakukan di 62 titik tersebar di 15 kabupaten dan kota.
Dari sekian banyak kebutuhan pokok yang dijual dalam pasar murah Natal, khusus beras, minyak goreng dan gula pasir mendapat subsidi dari APBD Sulut.
Ia menjelaskan pasar murah Natal diharapkan mampu menjaga harga di pasaran tetap stabil, sehingga tidak ada gejolak inflasi hingga akhir tahun sesuai dengan target pemerintah.
Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait