Seorang pekerja menata kue kering yang baru saja dipanggang di Kota Gorontalo, Gorontalo.(Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 hijriah sudah memasuki pekan ke empat. Meski demikian penjualan kue kering di sejumlah pasar tradisional di Kota Gorontalo masih sepi pembeli.

Pantauan di pasar Sentral Kota Gorontalo, banyak pedagang kue kering yang masih memiliki barisan beragam jenis kue di dalam toples yang belum terjual.

Salah seorang pedagang kue kering, Siti mengaku pembeli sekarang masih kurang karena banyaknya pedagang kue musiman saat bulan Ramadan.

"Apalagi menjelang Lebaran, banyak yang jualan kue kering. Selain itu masa pandemi Covid-19 juga membuat jualan kami sepi," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Saat ini Siti hanya dapat menjual enam hingga 10 toples dalam sehari, di mana jumlah tersebut berkurang drastis dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk kue kering yang saya jual, harganya bervariasi yaitu mulai Rp65.000 hingga Rp175.000 per toples ukuran kecil dan Rp100.000 hingga Rp200.000 per toples besar tergantung jenis kue," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pembeli mengaku saat ini sudah banyak sekali pilihan untuk membeli kue kering, bahkan sudah bisa dibeli secara online atau daring.

Pembelian secara daring dan banyaknya pedagang musiman membuat pedagang konvensional di pasar-pasar tradisional mulai berkurang peminatnya.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network