SANGIHE, iNews.id - Seorang pendeta berinisial MT (67) yang merupakan gembala Gereja Pantekosta Karismatik di Indonesia (GPKdI), tewas terperosok ke lubang bekas tambang rakyat. Lokasi kejadian di Desa Tumalede, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Informasi diperoleh, korban diduga terpeleset dan jatuh ke dalam lubang bekas tambang saat mencari kayu bakar di halaman belakang rumahnya. Insiden tersebut terjadi pada Senin (5/10/2026) pukul 15.30 WITA.
Saat kejadian, suami korban Januari Tuwoisi berada di rumah yang berjarak sekitar 15 meter dari lokasi kejadian. Dia kemudian mendengar suara seperti benda jatuh ke dalam lubang tambang.
Mendengar suara tersebut, Januari langsung bergegas menuju lokasi. Dia mendapati penutup lubang tambang telah jebol dan korban terperosok ke dalamnya.
Januari kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pertolongan. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan kepada polisi.
Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sangihe Iptu Harli E Buida bersama personel Reskrim dan Inafis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Harli mengatakan, polisi masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan terkait kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Kami sudah melakukan penelusuran terkait informasi-informasi mengenai pemilik lahan yang dijadikan lokasi tambang rakyat tersebut dan ternyata yang melakukan aktivitas tambang di lahan tersebut bukan pemilik lahan,” ujarnya dikutip Kamis (8/10/2026).
Polisi juga akan memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan lahan dan aktivitas pertambangan tersebut untuk dimintai keterangan.
“Jadi nantinya pemilik lahan dan oknum yang melakukan aktivitas tambang akan kami undang ke Polres Sangihe untuk dimintai keterangan,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, lubang bekas tambang tempat korban terjatuh memiliki kedalaman sekitar 16 meter. Lubang tersebut diketahui sudah terbengkalai dan tidak digunakan untuk aktivitas pertambangan selama sekitar 2 tahun.
Saat pemeriksaan di lokasi, polisi juga menemukan beberapa lubang bekas tambang lainnya di lahan belakang rumah korban yang sudah tidak dioperasikan.
Polisi masih memeriksa lebih lanjut untuk mengetahui keberadaan serta pihak yang bertanggung jawab atas lubang-lubang bekas tambang tersebut.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait