BANDUNG BARAT, iNews.id - Prajurit Marinir asal Gorontalo diduga menjadi korban longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). Prajurit tersebut diketahui merupakan Sersan Dua Marinir Rein Pasau, putra daerah Kabupaten Bone Bolango.
Serda Rein Pasau diduga menjadi salah satu dari 23 prajurit TNI Angkatan Laut yang dinyatakan hilang setelah longsor terjadi saat mereka mengikuti sesi latihan tepat di area lokasi bencana.
Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana membenarkan bahwa Serda Rein termasuk dalam daftar 23 prajurit yang dilaporkan hilang. Mereka berasal dari Yonif Pasmar 9 dan saat itu tengah menjalani latihan untuk BKO pengamanan perbatasan di wilayah tersebut.
Menurut keterangan, longsor terjadi pada Jumat, 23 Januari, saat latihan sedang berlangsung. Akibat kejadian itu, 23 prajurit TNI dinyatakan hilang.
Dalam perkembangan terbaru, disebutkan tiga prajurit TNI yang sempat dinyatakan hilang telah ditemukan tertimbun longsor dalam kondisi meninggal dunia. Namun, sebagian besar korban lainnya masih dalam pencarian.
"Update terakhir sudah ada tiga korban dari TNI yang sudah ditemukan, nah kebetulah di dalam 23 personel tersebut ada salah satu putra daerah dari Gorontalo atas nama Serda Rein Pasau yang rumahnya di daerah Molotabu, Kabupaten Bone Bolango," ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait