Minimarket Megaria masih ditutup karena menjadi kluster penyebaran Covid-19. (Foto: Antara)

SANGIHE, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali memperketat penerapan protokol kesehatan pasca munculnya kluster Covid-19 minimarket Megaria. Sebelumnya hampir tiga bulan Kepulauan Sangihe zero kasus Covid-19

"Kita dihadapkan lagi dengan munculnya lonjakan kasus melalui klaster pusat perbelanjaan Megaria yang ada di Kota Tahuna," kata Bupati  Sangihe, Jabes Gaghana di Tahuna, Rabu (23/6/2021).

Dengan lonjakan kasus ini yang mencapai 42 karyawan Megaria positif Covid-19, maka PPKM Mikro wajib diberlakukan termasuk pembatasan angkutan transportasi laut yang kembali diperketat.

"Kami kembali akan memperketat penerapan protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Sangihe karena sudah terjadi kluster di pusat perbelanjaan," kata 
Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berlangsung  di rumah dinas Bupati Sangihe.

"Forkopimda sepakat untuk kembali memperketat penerapan protokol kesehatan di seluruh wilayah yang ada di Sangihe," kata bupati.

Selain memperketat penerapan protokol kesehatan, pelaksanaan vaksin kepada masyarakat juga terus dioptimalkan sampai ke pelosok kampung.

"Pelaksanaan vaksin kepada masyarakat juga semakin dioptimalkan agar menjangkau semua lapisan masyarakat," ujarnya.

Pembatasan berbagai aktivitas masyarakat juga akan diterapkan guna menghindari penyebaran Covid-19.

“Satuan tugas bersama instansi terkait kembali akan memaksimalkan lagi pengetatan berbagai aktifitas masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," kata dia.

Bupati berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menuntaskan penyebaran Covid-19.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network