11.105 Perangkat Desa di Sulut Kecipratan Subisidi Upah Rp600.000 per Bulan

Antara ยท Minggu, 30 Agustus 2020 - 12:59 WITA
11.105 Perangkat Desa di Sulut Kecipratan Subisidi Upah Rp600.000 per Bulan
Ilustrasi uang. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Sebanyak 11.105 perangkat desa dan kelurahan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kecipratan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang disalurkan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka akan mendapat Rp600.000 per bulan dengan total bantuan Rp2,4 juta hingga akhir tahun.

"Semua aparatur desa di Sulut yang terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mendapat BSU sebesar Rp600.000 per bulan sejak September hingga Desember 2020," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado Hendrayanto, Sabtu (29/8/2020).

Dia mengatakan, dari 15 kabupaten/kota di Sulut, sembilan daerah telah mendaftarkan aparat desa sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka terlindungi Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

"Semuanya dibayarkan melalui APBD kabupaten kota masing-masing. Saat pandemi ini, mereka yang terdaftar akan mendapatkan subsidi upah dari pemerintah," katanya.

Dia mengatakan Kota Tomohon telah mendaftarkan perangkat desa sebanyak 857 pekerja, Kota Bitung 1.269, Kotamobagu 207, Minahasa 4.105, Mitra 2.059, Bolmong 663, Bolmut 242, Boltim 456 dan Bolsel 1.247.

Sebanyak enam kabupaten kota lainnya yang belum mendaftarkan perangkat desa yakni Kota Manado, Kabupaten Minut, Minsel, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe dan Sitaro.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan belanja rumah tangga para pekerja. Bantuan gaji ini diberikan kepada pekerja pada perusahaan yang tertib dalam membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan setiap bulannya.

"Artinya ini kami berikan sebagai sebuah penghargaan, 'reward' kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh selalu membayar iuran," ucapnya.

Dia mengharapkan, subsidi itu bisa menjaga serta meningkatkan daya beli pekerja atau buruh dan mendongkrak konsumsi sehingga menimbulkan multi dampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. BSU yang diberikan pemerintah ini juga menjadi salah satu nilai tambah sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami terus mengimbau kepada perusahaan agar selalu mendukung dan dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerjanya," kata Hendrayanto.


Editor : Donald Karouw