get app
inews
Aa Text
Read Next : 25 Tahun Berdiri, Babel Genjot Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Baru

1.400 Hektare Lahan BUMN Diusulkan untuk Perluasan KEK Pariwisata Likupang

Rabu, 23 Maret 2022 - 16:19:00 WITA
1.400 Hektare Lahan BUMN Diusulkan untuk Perluasan KEK Pariwisata Likupang
Gubernur Olly Dondokambey mengusulkan kepada pemerintah agar perluasan KEK Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, menggunakan lahan milik BUMN yang berada tak jauh dari lokasi saat ini. (Foto: Antara/HO-DKIPS)

MANADO, iNews.id - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengusulkan kepada pemerintah agar perluasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, menggunakan lahan milik BUMN. Lahan tersebut berada tak jauh dari lokasi saat ini.

"Di sebelahnya ada lahan milik BUMN, ada sekitar 1.400 hektare luasannya, kenapa tidak diperluas ke tanah tersebut," ujar Gubernur Olly di Manado, Rabu (23/3/2022).

Sejak dikuasai PT Perkebunan Nusantara, sebut Olly, lahan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

"Jadi sayang kalau tidak dimanfaatkan. Kalau diperluas ke lahan BUMN percepatan pembangunan KEK Likupang ini makin mantap," katanya.

Apabila hal itu dilakukan, Gubernur Olly optimistis akan memunculkan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di kawasan itu.

Alasannya, investor yang datang tidak akan dibebani dengan biaya lain-lain.

"Seperti di Jawa Tengah, tanah BUMN dijadikan KEK, mungkin ini bisa disodorkan agar pengembangan KEK Pariwisata Likupang bisa berjalan baik," harap Gubernur.

KEK Likupang ini telah ditetapkan pemerintah pusat sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas, Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Danau Toba (Sumut) dan Borobudur (Jawa Tengah).

Editor: Cahya Sumirat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut