78.000 Pasutri di Malaysia Cerai Selama Pandemi Covid-19

Anton Suhartono · Jumat, 17 September 2021 - 15:57:00 WITA
78.000 Pasutri di Malaysia Cerai Selama Pandemi Covid-19
Hampir 78.000 pasutri di Malaysia cerai selama pandemi Covid-19 (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Selama pandemi Covid-19 atau sejak Maret 2020 hingga Agustus 2021, hampir 78.000 pasangan suami istri (pasutri) di Malaysia bercerai. Pemicunya kata Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob didominasi alasan ekonomi.

Dalam sidang parlemen beberapa waktu lalu, Ismail merinci data dari pengadilan dan Departemen Kehakiman Syariah, sebanyak 66.440 pasangan merupakan muslim dan 10.346 dari agama lain.

Dia mengakui pandemi yang memicu penerapan pembatasan termasuk lockdown memberikan tekanan pada pasutri serta keluarga mereka.

“Krisis Covid-19 membuat pemerintah menerapkan MCO (perintah kendali pergerakan) sejak Maret tahun lalu, dan masyarakat, terutama kalangan berisiko, disarankan untuk tinggal di rumah demi memprioritaskan kesehatan dan nyawa mereka. Hidup di bawah new normal terlihat berdampak pada beberapa aspek kehidupan, terutama institusi keluarga," kata Ismail.

Badan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Nasional melakukan survei berjudul 'Beban dan Tantangan Dihadapi Orangtua Menghadapi Gelombang Baru Pandemi Covid-19' tahun ini guna mengukur dampak pada pasutri.

Survei tersebut melibatkan 1.148 pasutri yang memiliki anak berusia 7 hingga 24 tahun, dilakukan antara 5 hingga 14 Maret.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: