get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Gagalkan Keberangkatan 5 Warga Manado ke Kamboja, Direkrut Jadi Admin Judi Online

Hadiah Tahun Baru, Polisi Ini Dapat Rumah dari Kapolresta Manado

Jumat, 01 Januari 2021 - 17:27:00 WITA
Hadiah Tahun Baru, Polisi Ini Dapat Rumah dari Kapolresta Manado
Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli memberikan kunci rumah baru kepada Aiptu Suban Kadjuju. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Kapolresta Manado Kombes Pol Elvianus Laoli memberikan kunci rumah baru kepada Aiptu Suban Kadjuju. Personel Polri tersebut sebelumnya mengalami musibah kebakaran rumah pada September lalu.

Kegiatan kemanusiaan ini merupakan kegiatan yang digagas oleh Kapolresta Manado sebagai simbol kebersamaan, senasib dan sepenanggungan jajaran Polresta Manado untuk Aiptu Suban Kadjuju personel Polsek Urban Wenang yang mengalami musibah kebakaran. 

Tak hanya itu kondisi kesehatan Aiptu Suban Kadjuju juga sudah mengalami sakit menahun.

Kasubbag Humas Polresta Manado Iptu Yusak Parinding mengatakan menyikapi hal itu Kapolresta Manado membuat suatu terobosan dengan penggalangan dana yang didapat dari sumbangan seluruh pejabat utama, personel Polri dan PNS Polresta Manado. Kemudian membedah rumah Aiptu Suban Kadjuju yang mengalami musibah sehingga layak untuk dihuni kembali.

Diketahui, ada sekira delapan rumah semi permanen termasuk rumah Aiptu Suban Kadjuju di Kelurahan Istiqlal Lingkungan 1 Kecamatan Wenang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara habis dilalap si jago merah, Kamis (3/9/2020) sekira pukul 16.45 Wita.

Emi Farhan (55) salah seorang saksi mata mengatakan melihat percikan api dari dalam rumah Suban Kadjuju. Karena panik, dia mengambil air dan menyiram ke arah meteran listrik yang konslet, namun api justru lebih membesar dan mulai merambat ke seluruh bagian rumah.

"Melihat api semakin besar, saya kemudian lari dari dalam rumah dan berteriak ada kebakaran," kata Ny Emi.

Mendengar teriakan tersebut, warga yang ada di sekitarnya menjadi panik. Ditambah lagi dengan api yang begitu cepat membesar karena saat kebakaran terjadi angin bertiup sangat kencang.

Api dengan cepat membakar rumah semi permanen yang ada disampingnya.

Suban Kadjuju menuturkan api berasal dari kulkas di dalam rumahnya. Saat itu dirinya sedang tidur-tiduran menunggu waktu shalat Azhar dikagetkan dengan suara teriakan kebakaran.

"Saat keluar api sudah membesar sampai di plafon," kata Suban.

Delapan unit Damkar Pemkot Manado tiba dibantu warga turut berusaha memadamkan api. Si jago merah baru bisa dipadamkan sekira pukul 17.30 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Editor: Cahya Sumirat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut