BNNP Sulut dan Bea Cukai Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Antara ยท Jumat, 10 Juli 2020 - 17:33 WIB
BNNP Sulut dan Bea Cukai Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Kepala BNNP Sulut Brigjen Pol VJ Lasut dan Kakaknwil Bea Cukai Subagtara Cerah Bangun saat memberikan keterangan pers. (Foto: ANTARA/Jorie Darondo) (1)

MANADO, iNews.id - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Utara (Sulut) bersama Kantor wilayah Bea Cukai Subagtara menangkap tiga tersangka terkait narkotika jenis ganja. Mereka memesan barang haram tersebut dari Lampung.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diperoleh melalui Bea Cukai ada pengiriman ganja dari Lampung," ujar Kepala BNNP Sulut Brigjen Pol Victor J Lasut saat memberikan keterangan pers, didampingi Kakanwil Bea Cukai Sulbagtara Cerah Bangun di Manado, Kamis (9/7/2020).

Dia mengatakan, dari informasi dilakukan koordinasi untuk penyelidikan lebih lanjut. Hasil pengembangan, ditangkap pelaku berinsial SAB di Kaidipang, Boroko, Bolaang Mongondow Utara, Sulut.

Dari tangannya, diamankan barang bukti satu paket ganja dengan berat kotor 19,7 gram. Kasus ini kemudian dikembangkan dan informasi yang diperoleh uang pembelian barang haram itu hasil atungan dari dua orang AA dan RAB.

Selanjutnya kasus dikembangkan sampai ke Gorontalo, petugas kembali mengamankan pelaku berinsiial AA. Sementara tersangka lainnya RAB tangkap di salah sebuah hotel di Kotamobagu, Sulut.

Pengakuan tersangka SAB, ganja tersebut dipesan dari Lampung secara online. Kemudian dari Lampung menghubungi tersangka dan dilakukan transaksi serta pengiriman. Narkotika ganja itu dibeli dengan harga Rp650.000 dan dikirim menggunakan salah satu jasa pengiriman.

"Selain akan digunakan sendiri, diduga ganja itu akan diedarkan untuk dijual," kata Lasut.

Dia menambahkan, terhadap tersangka diancam dengan Pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman paling rendah empat tahun dan paling tinggi 12 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka SAB mengatakan pemesanan pengiriman barang tersebut dilakukan secara online  dan ini baru pertama kali dilakukan.

"Saya hanya coba-coba dan baru satu kali. Saya hanya pemakai," kata SAB.


Editor : Donald Karouw