Diterjang Banjir, Jembatan Darurat di Seram Bagian Barat Terputus

Antara ยท Sabtu, 20 Juni 2020 - 15:09 WIB
Diterjang Banjir, Jembatan Darurat di Seram Bagian Barat Terputus
Jalur utama jalan trans Pulau Seram Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku terputus Sabtu, (20/6/2020) dini hari akibat banjir besar. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Jembatan darurat jenis Bailey di Sungai Waikaka, Desa Tala, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku rusak dihantam banjir. Akibatnya, arus transportasi pada ruas jalan Trans Pulau Seram terputus total.

"Laporan yang kami dapatkan kalau Jembatan Bailey ini terputus tadi Subuh antara pukul 02.00 WIT hingga 03.00 WIT," kata Ketua Komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias di Ambon, Sabtu (20/6/2020).

Tingginya curah hujan sejak sepekan terakhir memicu luapan banjir yang besar di Sungai Waikaka. Akibatnya, jembatan darurat yang ditangani Dinas PUPR Provinsi bersama Balai Jalan dan Jembatan Wilayah Maluku-Maluku Utara tersebut rusak.

Anos menambahkan, jembatan darurat ini dibangun untuk pengganti sementara. Hal ini karena jembatan utama di Waikaka miring dan nyaris roboh akibat banjir besar tahun lalu.

"Yang terjadi sekarang ini juga adalah bencana alam banjir. Dalam situasi pandemi Covid-19, tidak ada arus penumpang melainkan arus barang dari Pulau Ambon menuju tiga kabupaten di Pulau Seram," ujar Anos.

Dia meminta masyarakat bersabar. Komisi III telah mengetahui bencana tersebut dan akan melakukan koordinasi untuk mengatasinya.

"Komisi sudah berkoordinasi tetapi situasinya seperti begini. Pemerintah akan menanggulanginya sebab jalan Trans Seram merupakan jalur ekonomi," katanya.


Editor : Umaya Khusniah