Gempa Tektonik M7,1 Guncang Melonguane Talaud, Ini Penjelasan BMKG

Subhan Sabu ยท Kamis, 12 Agustus 2021 - 11:50:00 WITA
Gempa Tektonik M7,1 Guncang Melonguane Talaud, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi gempa bumi M7,1 guncang Melonguane, Talaud. (Foto: Istimewa)

MANADO, iNews.id - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,1 dan dimutakhirkan menjadi M7,2 mengguncang Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Kamis (12/8/2021) pukul 00:46 WIB. Getaran gempa dipastikan tak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, episenter gempa terletak pada koordinat 6,45° LU; 126,73° BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 270 km arah Utara Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud. Kedalaman gempa mencapai 44 km. 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

"Gempa ini akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault)," ujarnya, Kamis (12/8/2021).

Menurutnya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Talaud pada skala IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Sangihe dan Bitung II - III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," katanya.

Hasil pemodelan menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Selain itu tercatat hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

"Kepada masyarakat kami imbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Bambang.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: