Genjot Pemulihan Ekonomi, KUR Tanpa Jaminan Dinaikkan jadi Rp100 Juta, Bunga 3 Persen

Aditya Pratama · Selasa, 04 Mei 2021 - 15:03:00 WITA
Genjot Pemulihan Ekonomi, KUR Tanpa Jaminan Dinaikkan jadi Rp100 Juta, Bunga 3 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Kemenko Perekonomian).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah terus menggenjot program Pemulihan Ekonomi Nasional. Salah satunya dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar menjadi motor penggerak pembiayaan terutama untuk UMKM di tengah lesunya penyaluran kredit yang lain.

Rapat Komite Kebijakan Pembiayaan bagi Usaha UMKM, Senin (3/5/2021) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi saat rapat sidang terbatas mengenai peningkatan porsi kredit perbankan untuk UMK pada 5 April lalu.

Saat ini, porsi kredit UMKM baru mencapai 18,8 pesen terhadap total kredit perbankan. Porsi untuk UMKM tersebut perlu ditingkatkan secara bertahap setidaknya menjadi lebih dari 30 persen di tahun 2024.

Berdasarkan hal ini, Pemerintah melalui Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM menambah subsidi bunga KUR dan mengubah kebijakan pelaksanaan KUR.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang tambahan subsidi pada bunga KUR, sehingga menjadi 3 persen selama 6 bulan 1 Juli 2021 hingga 31 Desember 2021,” ujar Menko Airlangga.

Pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp4,39 triliun untuk perpanjangan tambahan subsidi bunga KUR selama jangka waktu tersebut. 
Adanya tambahan ini membuat total kebutuhan anggaran tambahan subsidi bunga KUR tahun 2021 menjadi Rp7,84 triliun.

“Pemerintah menetapkan beberapa perubahan kebijakan KUR, salah satunya, yaitu perubahan skema KUR tanpa jaminan yang awalnya tertinggi adalah Rp50 juta menjadi Rp100 juta,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3