Nekat Keluar Daerah Tanpa Izin, Belasan ASN di Minahasa Tenggara Bakal Disanksi

Antara ยท Selasa, 15 September 2020 - 14:22 WITA
Nekat Keluar Daerah Tanpa Izin, Belasan ASN di Minahasa Tenggara Bakal Disanksi
Sekda Minahasa Tenggara David Lalandos. (Foto: Ist)

MINAHASA TENGGARA, iNews.id - Belasan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut), bakal dikenakan sanksi. Para ASN ini nekat keluar daerah tanpa izin di saat pandemi Covid-19 meskipun telah ada larangan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Minahasa Tenggara David Lalandos mengatakan, para ASN itu diketahui keluar daerah dari hasil pemeriksaan yang dilakukan sejumlah instansi teknis seperti Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), bersama Satpol PP. Tim langsung inspeksi mendadak (sidak) ke rumah-rumah dan kontrakan ASN.

"Akhir pekan lalu sampai Minggu kemarin dilaksanakan inspeksi dan pengecekan di rumah maupun kontrakan, tapi masih ada saja yang tidak berada ditempat dan tak diketahui keberadaannya. Sejumlah ASN ini keluar daerah tanpa izin," kata David Lalandos di Ratahan, Senin (14/9/2020).

David menegaskan, para ASN yang didapati tidak berada di tempat domisili akan diberikan sanksi. Kepala perangkat daerah di masing-masing instansi yang akan langsung menjatuhkan sanksi kepada para ASN.

"Untuk sanksi dan pembinaannya akan diberikan oleh atasan langsung karena mereka sebagai penanggung jawab," katanya.

Sementara itu, Pemkab Minahasa Tengagra sebelumnya sudah menegaskan, ASN diwajibkan untuk tetap berada di Minahasa Tenggara, selama masa pandemi Covid-9. Larangan keluar daerah ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ketika mereka keluar daerah.

"Terkecuali ada tugas penting bisa diizinkan. Tapi, selama tak ada kepentingan lainnya, mereka wajib tinggal di Minahasa Tenggara," ujarnya.


Editor : Maria Christina