Pembatasan BBM Subsidi Dinilai Mendesak karena Konsumsi Melonjak

Mochamad Rizky Fauzan · Selasa, 20 September 2022 - 12:29:00 WITA
Pembatasan BBM Subsidi Dinilai Mendesak karena Konsumsi Melonjak
Pemerintah diminta segera mengundangkan revisi Perpres Nomor 191/2014. Pasalnya, saat ini dibutuhkan landasan hukum agar BBM subsidi semakin tepat sasaran. (Foto: MPI/Cahya Sumirat)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Saleh Abdurrahman mengatakan, konsumsi BBM subsidi melonjak pada 2022. Lonjakan konsumsi itu seiring dengan pemulihan ekonomi usai pandemi Covid-19.

Sayangnya, masih banyak masyarakat mampu yang lebih memilih membeli BBM subsidi karena harganya lebih murah.

Dia menyebut, ada dua penyalahgunaan BBM subsidi. Pertama adalah penyalahgunaan BBM subsidi ke ranah pidana, dan kasus ini mengalami peningkatan dalam empat bulan terakhir.

“Kedua yang tidak tepat sasaran itu yang banyak dibahas kan kalau data BPS dan Kementerian Keuangan tuh sekian persen itu tidak tepat sasaran artinya orang itu sebutlah tidak butuh subsidi itu mampu beli tetapi karena harganya (lebih murah) segitu ya mereka pilih itu,” ujar Saleh dalam diskusi bertajuk "Pembatasan BBM Berkeadilan" di Jakarta, Senin (19/9/2022).

Guna mencegah pendistribusian tidak tepat sasaran, Saleh menegaskan, diperlukan pendistribusian secara tertutup, sehingga subsidi energi bisa tepat sasaran, sesuai dengan Undang-Undang Energi.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: