Periksa Kesiapan Ops Pamtas RI-Malaysia Yonarmed-19, Ini Pesan Pangdam XIII/Merdeka

Subhan Sabu · Kamis, 31 Maret 2022 - 11:56:00 WITA
Periksa Kesiapan Ops Pamtas RI-Malaysia Yonarmed-19, Ini Pesan Pangdam XIII/Merdeka
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh  memberikan pengarahan untuk memotivasi para prajuritnya di Lolak, Bolaang Mongondow.(Foto: Pendam)

BOLMONG, iNews.id - Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI A. Denny Tuejeh melaksanakan pemeriksaan kesiapan operasi pengamanan perbatasan darat Indonesia-Malaysia Satgas Yonarmed 19-105/Tarik. Selain pemeriksaan juga memberikan pengarahan untuk memotivasi para prajuritnya di Lolak, Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dalam pengarahannya, Mayjen Tuejeh mengatakan bahwa salah satu kegiatan utama pengamanan perbatasan adalah melaksanakan patroli  disepanjang perbatasan, agar oknum pemindah patok batas negara tidak dapat beraksi. 

Patroli juga dilakukan untuk mengawasi lalu lintas orang dan barang yang keluar masuk wilayah RI-Malaysia, serta mencegah terjadinya penyelundupan narkoba dan pelintas batas ilegal.

“Waspadai jalan-jalan tikus yang ada di setiap wilayah di sepanjang perbatasan. Koordinasikan dengan instansi terkait apabila mendapati aktivitas ilegal tersebut,” kata Pangdam, Kamis (31/3/2022).

Pada dasarnya, barang keluar masuk dari dua negara tetangga yang berbatasan darat tersebut diperbolehkan, tetapi harus resmi, yakni melalui Kantor Bea dan Cukai setempat, sesuai ketentuan yang sudah diatur oleh negara. 

“Itu adalah bagian dari kedaulatan yang harus dijaga Prajurit TNI,” tegas Mayjen Tuejeh.

Pangdam XIII/Merdeka pun kemudian menceritakan pengalamannya sewaktu menjabat Danrem 121/Alambhana Wanawwai yang salah satu tugasnya adalah menjadi Dankolakops (komandan komando pelaksana operasi) perbatasan darat di wilayah kerja Korem 121/Abw. 

"Cukup banyak barang-barang ilegal yang keluar masuk kedua negara. Hal ini bisa terjadi akibat banyaknya jalan tikus yang tidak terawasi karena terbatasnya petugas dibandingkan dengan wilayah perbatasan yang sangat luas," ujarnya.

Pangdam juga berpesan agar Prajurit Yonarmed-19 105/Tarik mampu memelihara komitmen, integritas dan pemahaman terhadap tugas, serta tekad dan niat yang tulus untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. 

“Kuncinya adalah soliditas dan saling mengingatkan agar prajurit Yon Armed 19 tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri mau pun mencoreng nama baik satuan,” katanya.

Editor : Cahya Sumirat

Bagikan Artikel: