Sebaran Kasus Covid-19 Meningkat, Gugus Tugas Sulut: Masih Belum Puncak

Koran SINDO ยท Sabtu, 11 Juli 2020 - 07:27 WIB
Sebaran Kasus Covid-19 Meningkat, Gugus Tugas Sulut: Masih Belum Puncak
Juru bicara Covid-19 Sulut Steaven Dandel. (Foto: SINDOmanado)

MANADO, iNews.id – Penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dalam dua hari terakhir cukup mengkhawatirkan. Angka penambahannya mencapai tiga digit, pertama 127 kasus pada Kamis (9/7/2020) dan kedua 134 kasus baru pada Jumat (10/7/2020)

Menanggapi hal tersebut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulut Steaven Dandel mengatakan, penambahan kasus yang signifikan ini sejatinya belum memasuki masa puncak penyebaran di Sulut.
 
“Belum (masuk masa puncak). Ini masih backlog, artinya ada hasil laboratorium (Lab) yang baru datang,” ujarnya, Jumat (10/7/2020).

Pun seperti yang disampaikannya dalam siaran pers kepada awak media beberapa waktu lalu, akhir-akhir ini laboratorium kembali mulai menerima hasil swab dari luar Sulut.
 
“Kebijakan pengiriman sampel swab ke lab PCR di luar Sulut diambil untuk mengatasi gap antara masifnya jumlah sampel (swab) yang dikumpulkan jejaring surveilans,” kata Dandel.
 
Sementara itu, Pemprov Sulut terus mengupayakan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan bagi warga yang terpapar Covid-19. Ada dua fasilitas gedung yang dialihfungsikan menjadi rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. Keduanya yakni Gedung Kitawaya yang berlokasi di Kairagi serta Bapelkes di Malalayang.
 
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut Joy Oroh, izin operasional kedua gedung tersebut tinggal menunggu dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
 
“Gedungnya sudah direnovasi khusus untuk tempat rawat pasien Covid-19. Operasionalnya tinggal menunggu izin Kemenkes. Mungkin dalam waktu dekat ini,” katanya.

Oroh kemudian menyebut, gedung Kitawaya di Kairagi mempunyai kapasitas sebanyak 200 tempat tidur. Sementara gedung Bapelkes mempunyai kapasitas sekira 150 tempat tidur.
 
“Dua tempat tersebut akan menjadi RS rujukan. Peralatan medisnya sudah siap. Ini antisipasi karena kasus Covid-19 tercatat terus meningkat,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw