Tunggakan Iuran Peserta JKN-KIS di Sulut Capai Rp160 Miliar

Antara ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:17 WITA
Tunggakan Iuran Peserta JKN-KIS di Sulut Capai Rp160 Miliar
Deputi Wilayah Sulutenggomalut BPJS Kesehatan Chandra Nurcahyo. (Foto: Antara/Karel A Polakitan)

MANADO, iNews.id - Akumulasi besaran iuran tertunggak peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Sulawesi Utara (Sulut) mencapai Rp160 miliar. Para penunggak ini diharapkan dapat mengikuti program relaksasi untuk mendapat program keringanan.

Deputi Wilayah Sulutenggomalut BPJS Kesehatan Chandra Nurcahyo mengatakan, kebijakan relaksasi membantu peserta JKN-KIS membayar iuran yang tertunggak.

"Sebenarnya pada tahun-tahun sebelumnya tunggakan sudah menumpuk dan yang baru ini sudah mulai sedikit berkurang," ujar Chandra di Manado, Rabu (6/8/2020).

Menurutnya, bagi yang ingin untuk mengaktifkan kembali kepesertaannya, wajib melunasi besaran tunggakan selama enam bulan ditambah iuran satu bulan berjalan.

"Sisa tunggakan ini dapat dicicil hingga akhir 2021," katanya.

Chandra mengatakan, saat ini jumlah kepesertaan JKN-KIS di Sulut sebanyak 2,4 juta orang dari total populasi penduduk berjumlah 2,6 juta orang.

"Jadi kira-kira sudah 92 persen warga Sulut yang mengikuti program JKN-KIS," ucapnya.

Dia menjelaskan, keberlangsungan program JKN-KIS ini ikut ditentukan dari kesadaran membayar iuran kepesertaannya. Bagi peserta yang akan memanfaatkan program cicilan, wajib terlebih dahulu membayar tunggakan relaksasi dan mendaftar pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan.


Editor : Donald Karouw