Salah satu rumah warga yang rusak akibat terjangan gelombang pasang. (Foto: Antara)

SANGIHE, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe mencatat sebanyak 96 rumah warga rusak akibat diterjang gelombang pasang pada Kamis (27/10/2022) malam. Akibat bencana tersebut sebanyak 516 keluarga terdampak dengan jumlah jiwa 1.561 orang.

"Data yang kami peroleh sebanyak 96 unit rumah warga rusak akibat diterjang gelombang pasang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe Wandu Labesi, di Tahuna, Senin (-31/10/2022).

Menurut dia, sebanyak 96 rumah yang rusak itu terdiri atas rusak ringan 50 rumah, rusak sedang 9 rumah, dan rusak berat 37 rumah.

Rumah yang rusak berat berada di Kecamatan Tahuna sebanyak 21 unit, Tahuna Timur satu unit, Tahuna Barat empat, Tamako dua, Nusa Tabukan satu, Kendahe satu, Manganitu empat, Tabukan Tengah satu, Marore, dan Tatoareng masing-masing satu unit.

Sedangkan yang rusak sedang di Kecamatan Tahuna Timur dua unit, Tahuna Barat dua, Tabukan Utara dua, dan Manganitu tiga.

Bangunan rumah dan kios serta fasilitas umum lainnya yang rusak ringan di Kecamatan Tahuna Timur sebanyak 12 unit, Tahuna Barat empat, Nusa Tabukan tiga, Marore (28), dan Tatoareng tiga unit.

Pemerintah Kabupaten Sangihe berupaya agar korban bencana yang rumahnya rusak mendapat bantuan perbaikan rumah dari pemerintah.

"Kami akan mengusulkan kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk perbaikan rumah yang rusak tersebut," ucapnya.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network