BERLIN, iNews.id - Aksi rasisme di Jerman semakin parah dan mengkhawatirkan. Terbaru seorang perempuan menjadi korban rasis yang dilakukan pria tak dikenal dengan membakar rambut.
Polisi masih memburu dan meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi pelaku.
Polisi Jerman pada Kamis (2/6/2022) mengatakan, peristiwa ini terjadi di Distrik Praunheim di Frankfurt am Main, pada Selasa (31/5/2022). Seorang perempuan umur 22 tahun menjadi korban aksi rasisme pria berusia sekitar 50 tahunan.
“Tersangka telah membakar rambut wanita berusia 22 tahun itu saat dia lewat. Untungnya, reaksi cepat wanita muda itu mampu mencegah hal yang lebih buruk terjadi,” kata polisi.
Tersangka membuat hinaan rasis dan meminta korban untuk meninggalkan negara itu. Setelah beraksi, pelaku melarikan diri dari tempat kejadian di Jalan Kollwitzstrasse.
Polisi kini meminta bantuan masyarakat untuk mengidentifikasi dan menemukan tersangka. Dikatakan, pria itu memiliki tinggi sekitar 175-185 cm.
Saat kejadian, dia memakai kemeja abu-abu. Pelaku berbicara dalam bahasa Jerman tanpa aksen.
Aksi rasisme dan xenofobia di Jerman meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu didorong oleh propaganda kelompok dan partai sayap kanan, yang telah mengeksploitasi ketakutan tentang krisis pengungsi.
Kementerian Dalam Negeri Jerman, ekstremis sayap kanan dan neo-Nazi melakukan 1.042 serangan kekerasan tahun lalu. Mereka terutama menargetkan imigran, pengungsi atau lawan politik. Sedikitnya 590 orang terluka dalam serangan itu.
Pihak berwenang Jerman telah lama dikritik karena meremehkan ancaman sayap kanan dan tidak serius menyelidiki kejahatan yang mereka lakukan.
Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait