Pemeriksaan barang penumpang di Pelabuhan Manado untuk mencegah masuknya barang ilegal. (Foto: Lantamal)
Antara

MANADO, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII di Manado, Sulawesi Utara, telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi masuknya barang ilegal dari luar negeri. TNI AL bersama pemangku kepentingan lain akan melakukan operasi keseimbangan sebagai antisipasi masuknya barang ilegal dari luar negeri.

"Baik itu barang ilegal berupa hewan, hortikultura ataupun senjata," kata Komandan Lantamal VIII (Danlantamal) VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy Tangka dalam  keterangan pers tentang  keberhasilan  Tim Second Fleet Quick Respon (SFQR) Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII  menggagalkan  penyelundupan 114 ayam yang diduga dari Filipina, Minggu (29/5/2022).

Danlantamal mengatakan, kemungkinan masuknya barang ilegal dari luar negeri masih bisa terjadi karena Sulawesi Utara berada di wilayah perbatasan.

"Karena banyaknya pelabuhan tikus di wilayah kerja Lantamal VIII, sehingga kami mengintensifkan segala sesuatu untuk operasi, baik yang bersifat rutin maupun bersifat spontanitas atau dadakan,"katanya.

Ia menambahkan upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi atau mengeliminasi penyelundupan barang ilegal masuk.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT