Banjir dan longsor melanda Manado akibat hujan lebat. (Foto: Antara).

Hasil identifikasi pengamatan udara atas pada 00 UTC memiliki indeks-indeks labilitas yang kuat, dan memiliki energi besar untuk mendukung terjadinya pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb) di wilayah Sulut khususnya Kota Manado.

Ben menyebut, kelembaban udara di lapisan 850mb = 80 persen, 700mb = 80 persen dan 500 mb = 100 persen yang menunjukkan kelembapan udara dari lapisan bawah hingga lapisan atas sangat basah sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan Cb.

"Kondisi atmosfer demikian mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan petir dalam durasi waktu yang lama," ujarnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network