Kondisi rumah warga yang rusak terdampak gempa M7,1 di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. (Foto: BNPB)

TALAUD, iNews.id - Gempa bumi Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), menyebabkan kerusakan pada belasan rumah warga dan fasilitas kesehatan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

BNPB mencatat dampak gempa kerusakan materiel yang saat ini masih dalam tahap pendataan di lapangan. Aktivitas masyarakat dilaporkan mulai kembali normal meski sebagian warga masih mengalami trauma.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari memastikan, kondisi wilayah terdampak relatif aman. Dia menyebut tidak ditemukan korban meninggal maupun luka berat akibat gempa tersebut.

"Sekitar 12 kepala keluarga terdampak, dengan kerusakan materiil sementara pada 12 unit rumah dan 2 fasilitas kesehatan, yang masih dalam proses verifikasi," ujar Aam sapaan Abdul Muhari, Senin (12/1/2026).

Gempa M7,1 Kepulauan Talaud ini terjadi pada Sabtu (10/1/2026) pukul 21.58 WIB. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur dengan kedalaman 17 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah. Guncangan gempa ini irasakan selama 20 hingga 30 detik. Wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane dan Salibabu.


Editor : Donald Karouw

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network