Dalam penanganan darurat banjir bandang Sitaro, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Basarnas, unsur TNI/Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta relawan.
Upaya yang dilakukan meliputi pencarian korban hilang, evakuasi warga terdampak, serta pendataan kerusakan. Selain itu, bantuan darurat telah disalurkan kepada masyarakat terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
“Bantuan darurat juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar pengungsi,” ucapnya.
Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus mengintensifkan penanganan banjir bandang Sitaro agar proses pencarian korban, pemulihan wilayah, dan pelayanan kepada pengungsi dapat berjalan optimal.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait