Polisi juga mengejar ke massa sampai ke dalam gang untuk mencari terduga provokator. Namun tidak ada oknum warga yang diamankan, sebab massa sudah membubarkan diri.
Penyebab tawuran diduga karena dendam lama antarkelompok pemuda di TKP tersebut. Pemicunya saling ejek dan tantang di media sosial Facebook.
Untuk mengantisipasi tawuran susulan, anggota dari polsek setempat dibantu patroli bermotor Polda Sulsel disiagakan di sekitar lokasi kejadian sampai situasi kondusif.
Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait