Kepala Dinas Parekraf Provinsi Gorontalo, Rifli Katili memberikan sambutan pada Konferensi Internasional Danau Limboto yang digelar di Pentadio Resort, Kabupaten Gorontalo.(Foto: Antara/HO-Disparekraf Provinsi Gorontalo)
Antara

GORONTALO, iNews.id - Provinsi Gorontalo memiliki keunikan warisan geologi dan potensi sumber daya alam yang khas dibanding daerah lainnya. Keunikan tersebut menginisiasi konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan.

"Keunikan dan keragaman ini berpotensi sebagai daerah destinasi wisata alam, geologi, edukasi yang berbasis konservasi budaya," ucap Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Gorontalo, Rifli Katili dalam acara Konferensi Internasional Danau Limboto yang digelar di Pentadio Resort, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Senin (21/11/2022).

Rifli menuturkan, hal itu sesuai dengan konsep pengembangan geopark, yang memadukan kekayaan keragaman geologi, keragaman hayati dan budaya menjadi satu kesatuan dalam memberikan manfaat untuk kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Untuk itu kata Rifli, sejak tahun 2018, Provinsi Gorontalo telah menginisiasi konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui pengembangan geopark atau taman bumi.

"Hingga saat ini kita terus menyiapkan data data dan dokumen pendukung tahapan pengusulan, hingga penetapan sebagai geopark nasional yang diamanatkan dalam Perpres Nomor sembilan tahun 2019," kata dia.

Kepala dinas menjelaskan, Pentadio Resort yang menjadi lokasi konferensi Internasional itu, merupakan kawasan Danau Limboto yang menjadi salah satu bagian penting dalam warisan geologi yang memiliki wisata air panas.

"Sebagaimana hasil survei yang telah dilaksanakan oleh Badan Geologi Kementerian ESDM RI bahwa terdapat warisan geologi di wilayah ini," ucapnya.

Diantaranya adalah mata air panas pentadio, batu gamping iluta, kompleks batu gamping limboto yang merupakan bukti keunikan danau tektonik Limboto yang saat ini juga sudah dimanfaatkan menjadi destinasi wisata oleh pemerintah Kabupaten Gorontalo.

"Hasil usulan yang telah disepakati melalui tahapan FGD yang dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan terkait pada 31 Oktober 2022 mengenai penetapan warisan geologi, telah dikirimkan ke Kementerian ESDM RI dan akan dilanjutkan pada tahap penyusunan legal drafting," bebernya.

Rifli memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang telah melaksanakan seminar internasional yang menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan Internasional/UNESCO, nasional dan daerah sebagai rangkaian dari Festival Pesona Danau Limboto.

Menurutnya, kegiatan itu akan memberikan banyak manfaat sebagai upaya melindungi warisan dunia dengan konsep konservasi, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Geopark Gorontalo diharapkan dapat memajukan pariwisata Indonesia, tercatat sejak lima tahun terakhir ini terjadi peningkatan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, serta dapat menciptakan peluang usaha bagi masyarakat, seperti tour guide, agen travel, perhotelan, restoran, industri kreatif, dan berbagai sektor lainnya yang tercipta," kata Rifli.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT