Irjen Kementan, Jan S Maringka (tengah) bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey (kiri) dan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda saat kunjungan kerja ke Sulut. (Foto: Barantan/Ant)
Antara

MINAHASA UTARA, iNews.id - Sektor pertanian memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Kontribusi positif tersebut begitu terasa di masa pandemi Covid-19.

“Oleh karena itu, kami memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang telah melakukan sosialisasi program pengawasan pangan di daerah ini,” kata Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey di Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (18/5/2022).

Pada 2020, pertumbuhan ekonomi Sulut minus 0,9 persen, pada 2021 naik menjadi 4,17 persen, dan sektor pertanian berkontribusi 23 persen.

Gejolak sektor pertanian di masa pandemi ini ada kaitannya dengan semangat masyarakat yang kembali 'ba kobong' (kembali bertani), membuka kembali lahan pertanian yang selama ini tidak dikelola.

“Mereka yang kehilangan pekerjaan di kota karena pandemi Covid-19, kembali berkebun, bertani,” katanya.

Hingga saat ini, masyarakat desa masih antusias mengelola lahan pertanian sehingga manfaatnya sangat baik bagi kehidupan.

“Terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah memberikan bantuan mulai dari bibit kelapa dalam, bibit kelapa hingga bibit pala,” ujar Olly.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan optimistis bantuan yang disalurkan kementerian akan mendongkrak produktivitas pala dan kelapa.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT