Di bulan Juli ini, sinyal 3G akan di non-aktifkan di Sulut yang belum menggunakan usim 4G. (Foto: Istimewa)
Subhan Sabu

MANADO, iNews.id - Jaringan 3G perlahan-lahan mulai hilang di Sulawesi Utara (Sulut). Mulai Juli ini, pelanggan yang masih menggunakan usim 3G sudah tidak dapat menikmati jaringan tersebut karena sinyal 3G akan di non-aktifkan di Sulut.

Manager Telkomsel Branch Manado Jefri ES Kamudi mengatakan edukasi ke pelanggan untuk melakukan upgrade usim ke 4G telah  dilakukan sejak lama, baik melalui broadcast SMS,  outbond call, membuka posko layanan tambahan, hingga  sosialisasi ke berbagai pelosok.

"Di bulan Juli ini, sinyal 3G akan di non-aktifkan di Sulut yang belum menggunakan usim 4G kami imbau untuk  segera melakukan upgrade usim 4G untuk menghindari antrian dari lonjakan pelanggan nantinya," ujar Jefri, Selasa (26/7/2022).

Secara bertahap dan terukur, Telkomsel melakukan upgrade ke layanan 4G untuk pemerataan jaringan broadband terdepan dan adopsi gaya hidup digital.

Telkomsel melakukan proses upgrade jaringan 3G ke 4G dilakukan secara berkala, dengan tahap pertama di mulai pada bulan Maret 2022 hingga  tahap akhir di Desember 2022.

"Dalam menghadapi antusias pelanggan dalam melakukan upgrade USIM 4G, di seluruh chanel pelayanan kami menambah petugas dan penyesuaian jam pelayanan," kata Jefri.

Telkomsel  memaksimalkan seluruh Channel pelayanan migrasi USIM mulai dari pelayanan GraPARI, Team Direct Sales serta Mitra Outlet Telkomsel untuk dapat melayani pelanggan dengan baik dan cepat di masa upgrade 4G ini. 

Sebelum ke chanel pelayanan, pelanggan dapat melakukan pengecekan usimnya melalui *888*47#  dengan opsi 1 untuk  pengecekan status kartu dan opsi 4 untuk pengecekan status M-Banking.  

Pelanggan dapat melakukan upgrade usim ke 4G di GraPARI Manado, GraPARI Mitra Bitung, GraPARI Tomohon, GraPARI Mitra Kotamobagu, Kantor Telkomsel Autorizhed Partner (TAP)  yang ada di Sario, Malalayang, Paal Dua, Tondano, Langowan, Mitra (Ratahan), Minsel (Ruko Komp Pasar Amurang), Kepulauan Sangihe (Sawang Bendar) hingga posko migrasi usim 4G di  Kantor Kelurahan Malalayang, Kantor Kelurahan Paniki dan Taman Kota Lolak Kotamobagu.

Selain itu, pelanggan dapat melakukan upgrade usim 4G di outlet-outlet khusus migrasi 4G, layanan mandiri melalui MyGraPARI 24 jam  dan GraPARI Online tsel.me/graparionline.

“Pelanggan tidak perlu khawatir dalam melakukan upgrade usimnya ke 4G, karena nomornya tidak berubah, sisa pulsa dan kuotanya juga tetap ada. Tidak ada biaya yang kami bebankan juga untuk pelanggan (gratis) bahkan pelanggan akan mendapatkan kuota tambahan hingga 30 GB. Untuk melakukan upgrade usim 4G, pelanggan cukup membawa KTP asli dan simcard lama jika sesuai registrasi, dan membawa surat kuasa jika diwakilkan," tambah Jefri. 

Dengan jaringan 4G,  pelanggan juga dapat merasakan pengalaman panggilan suara berkualitas HD sambil menikmati akses internet baik itu browsing, bermain game, video streaming, secara bersamaan dengan menggunakan layanan VoLTE Telkomsel.

Saat ini, layanan VoLTE Telkomsel sudah tersedia di lebih dari 514 kota/kabupaten di seluruh Indonesia, dan dapat digunakan di lebih dari 100 tipe smartphone.

“Kami terus melakukan sosialisasi melalui berbagai channel ke pelanggan untuk segera melakukan pergantian kartu ke USIM 4G dan dengan menggunakan perangkat yang mendukung 4G. Kantor layanan Telkomsel, baik GraPARI maupun GraPARI mitra serta outlet, tetap melayani pelanggan yang akan  melakukan upgrade 4G," tutur Jefri

Dengan jaringan 4G, pelanggan akan mendapatkan pengalaman terbaik dalam mengakses internet dengan kecepatan yang stabil dan maksimal dengan jaringan 4G. 

"Ke depannya, jaringan 3G di seluruh wilayah Sulawesi Utara akan di non-aktfikan, untuk itu kami berharap pelanggan kami yang belum upgrade ke USIM 4G segera mengunjungi berbagai chanel pelayanan Telkomsel untuk menghindari antrian dari lonjakan pelanggan nantinya," ujar Jefri.


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT