51 migran ilegal tewas di Texas. (Foto: AP Photo)

Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard di Twitter pada Selasa mengatakan, korban tewas termasuk 22 orang Meksiko, tujuh orang Guatemala dan dua orang Honduras. Sementara korban lainnya belum teridentifikasi.

Armada besar itu ditinggalkan di pinggiran San Antonio, Texas. Setidaknya tiga mayat ditemukan bergelimpangan di sepanjang jalan. Jarak terjauh mayat tersebut dari tru mencapai 75 meter. 

"Ada kemungkinan, mereka yang ditemukan di luar telah meninggal di dalam truk dan jatuh ketika pintunya terbuka," kata seorang pejabat yang mengetahui penyelidikan tersebut.

Para pejabat tidak mengidentifikasi penyebab kematian. Mereka menduga, panas yang ekstrem kemungkinan besar berkontribusi. 

"Truk itu tidak memiliki AC dan suhu mencapai 101 derajat di San Antonio pada Senin," kata para pejabat.


Editor : Cahya Sumirat

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network