Lantamal VIII Manado melaksanakan penanaman mangrove di Pantai Desa Budo, Minahasa Utara. (Foto: Dispen Lantamal VIII)
Antara

MINUT, iNews.id - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado menanam pohon mangrove di pantai desa wisata di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Penanaman di Desa Budo,  dipimpin Langsung Komandan Lantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka 

"Penanaman mangrove kali ini di Desa Budo, salah satu desa wisata, ini  merupakan kegiatan secara serentak bersama seluruh jajaran TNI AL dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia," kata Kadispen Lantamal VIII Mayor Laut (KH) Samuel Ponto, Selasa (26/7/2022).

Pada kegiatan tersebut ditanam bibit mangrove sebanyak 2.000 batang pada lahan seluas 0,5 hektar yang berada di bibir pantai Desa Budo.

Desa Budo merupakan desa binaan Lantamal VIII yang rencana akan dibangun sebagai Kampung Bahari Nusantara TNI AL.

"Sehingga peran Lantamal VIII dalam pembinaan potensi maritim dan upaya membantu pemerintah daerah untuk menciptakan masyarakat maritim yang cinta dan melestarikan laut di daerahnya, diwujudkan dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut," katanya.

Hadir pada saat itu, GM PT PLN (Persero) UIW Suluttenggo Leo Basuki, pejabat utama Lantamal VIII, Kepala Dinas dan Kasatker Lantamal VIII.

Sementara itu penanaman mangrove serempak jajaran TNI AL tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono dari Tanjung Pasir, Tangerang Banten dan diikuti secara virtual dari 77 lokasi di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Melalui melalui sinergitas penanaman mangrove nasional secara serentak tahun 2022, TNI Angkatan Laut bersama rakyat siap mendukung program penanggulangan bencana, perubahan iklim dan cuaca global".

Kasal pada kesempatan tersebut berkesempatan mendengarkan laporan kesiapan pelaksanaan dari perwakilan diantaranya Lantamal VIII, Lantamal XI, Lantamal XIII.

Kasal saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa laut dengan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dapat menjadi sumber kesejahteraan bagi seluruh bangsa Indonesia. 

“Berulang kali bapak Presiden mengingatkan kita semua, bahwa laut adalah harapan, laut adalah masa depan” kata Kasal.

Agar menjadi sumber kehidupan dan kesejahteraan, Kasal mengatakan bahwa laut harus terjaga kelestarian lingkungan hidupnya, termasuk di sepanjang garis pantainya. 

"Berangkat dari kesadaran inilah, TNI Angkatan Laut mengambil peran aktif dalam menjaga ekosistem laut dan pantai melalui gerakan restorasi mangrove secara serentak di seluruh Indonesia," kata Kasal. 


Editor : Cahya Sumirat

BERITA TERKAIT