Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Fery Utiarahman meninjau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Pohuwato. (Foto: Antara/HO-Lapas Pohuwato)

GORONTALO, iNews.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Pohuwato sangat potensial untuk memberdayakan warga binaan. Lapas tersebut berhasil memberdayakan dan melatih warga binaan memanfaatkan komoditas hasil tanaman kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber.

"Keberadaan prasarana penunjang sarana asimilasi dan edukasi (SAE) masih sangat mumpuni untuk meningkatkan produktifitas hasil kerja." ucap Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Gorontalo, Fery Utiarahman usai meninjau seluruh  SAE yang selama ini dimanfaatkan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Pohuwato, Rabu (23/11/2022).

Ia menegaskan,  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pohuwato terus berkomitmen dan bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pembinaan kemandirian kepada warga binaan.

Industri manufaktur dengan pemanfaatan sabut kelapa menjadi produk cocopeat dan cocofiber masih sangat penting untuk dikembangkan, begitupun usaha kerajinan tangan dari warga binaan, yang menghasilkan souvenir sangat memiliki daya saing untuk menembus pasar domestik maupun ekspor.


Editor : Cahya Sumirat

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network