Mantan kades dan bendahara yang jadi tersangka korupsi dan dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Kepualauan Talaud. (Foto: Humas Polri)
Arther Loupatty

MANADO, iNews.id - Mantan kepala desa (kades) bersama seorang bendahara dijebloskan ke dalam sel tahanan Polres Kepulauan Talaud. Keduanya berasal dari salah satu desa di Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kedua oknum mantan aparat desa itu diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana desa tahun  2017 hingga 2019.

"Oknum mantan kepala desa berinisial BR (50) dan bendahara WT (43) sudah ditahan sejak 6 Mei kemarin di Rutan Polres Talaud," ujarnya, Sabtu (7/6/2022).

Menurutnya dalam pengelolaan keuangan, kedua mantan aparat desa tersebut tidak menaati aturan dan regulasi yang semestinya. Mereka diduga telah memanfaatkan dana desa untuk kepentingan pribadi.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Kepulauan Talaud, kasus ini menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara sebesar Rp480 juta," katanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 2 (1) atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor Jo Pasal 55 (1) ke- 1e KUHPidana.

"Ancaman pidananya penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp1 miliar," kata Abast.


Editor : Donald Karouw

BERITA TERKAIT