Khaled Mohsen Al Shaeri saat dipindahkan ke rumah sakit (Foto: Reuters)
Salsabila Nur Rizki

RIYADH, iNews.id - Pria di Arab Saudi, Khaled Mohsen Al Shaeri merupakan remaja terberat di dunia di usia 17 tahun dengan bobot 600 kilogram lebih. Namun dia merupakan salah satu contoh sukses orang yang berhasil menurunkan berat badan secara ekstrem.

Kini, Khaled di usia 29 tahun, beratnya tinggal 60-an kg saja. Penampilannya pun bikin pangling.

Beberapa tahun setelah mendapat gelar itu, Khaled menjalani perawatan di rumah sakit. Proses pemindahan dari rumah ke rumah sakit harus dibantu hampir 30 petugas kesehatan dan keamanan. Itu pun bukan mereka yang mengangkatnya, melainkan menggunakan forklif.

Bahkan petugas terpaksa menjebol tembok kamarnya di lantai 2 untuk memudahkan akses ke forklif. Setelah itu dia dipindahkan ke helikopter menggunakan crane khusus untuk dibawa ke King Fahd Medical City di Kota Riyadh.

Khaled dilaporkan mengalami penurunan berat badan drastis dan bisa berjalan untuk pertama kali setelah 3 tahun menjalani perawatan dengan diet ketat dan olahraga di rumah sakit. Dia membagikan video saat pertama kali berjalan bingkai Zimmer.

Kasus yang dialami Khaled sampai menyita perhatian keluarga kerajaan Saudi. Raja Abdullah yang saat itu berkuasa bahkan mengoordinasikan upaya penyelamatan Khaled pada 2013. Dia pula yang mengusulkan perawatan di rumah sakit, termasuk mendatangkan crane khusus dari Amerika Serikat (AS) untuk membawa Khaled.

Menteri Kesehatan Saudi saat itu, Abdullah Al Rabeeah, mengatakan, Raja Abdullah memerintahkan upaya penyelamatan sebagai gerakan kemanusiaan.

Setelah dirawat di rumah sakit, kondisinya terus membaik seiring penurunan berat badan.

Sebuah kursi roda besar yang dimodifikasi khusus petugas kesehatan membantu Khaled berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menjalani terapi fisik.

Hanya butuh 6 bulan bagi Khaled untuk menurunkan setengan berat badan setelah mengikuti program rumah sakit yang intensif dan superketat.

Pemulihan Khaled yang luar biasa terus berlanjut dibuktikan dengan beberapa unggahan foto perkembangan hasil diet hingga tampak lebih langsing. Selain program diet, dia juga menjalani operasi menghilangkan kelebihan kulit dari tubuhnya pada Januari 2018.

Kisah Khaled mengingatkan remaja asal Indonesia yang juga memiliki kasus obesitas yakni Arya Permana. Remaja yang kini berusia 14 tahun itu pernah memiliki berat 190 kg saat umur 11 tahun.

Kelebihan berat itu membuatnya sulit bernapas dan berjalan hingga dia tidak bisa bersekolah. Namun saat ini Arya berhasil menurunkan berat badan melalui diet ketat dan pelatihan yang dibimbing langsung Ade Rai. 

Berat badan Arya kini menjadi 82 kg dan sudah bisa beraktivitas normal seperti bermain basket dan mengendarai sepeda motor.


Editor : Cahya Sumirat