Ilustrasi, Sedikitnya delapan anggota keluarga tewas ditembak secara brutal oleh orang tidak dikenal di salah satu masjid, Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur. (Foto: Pixabay).

KABUL, iNews.id - Tragis menimpa delapan anggota keluarga yang tewas ditembak secara brutal oleh orang tidak dikenal di salah satu masjid, Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur. Ironisnya, penembakan terjadi saat umat Islam melaksanakan salat tarawih, Sabtu (17/4/2021).

Gubernur Nangarhar, Ziaulhaq Amarkhil kejadian mengerikan itu, tepatnya di Kota Jalalabad. Dia menuturkan pembunuhan tersebut dipicu oleh sengketa tanah. Korban yang tewas, yakni keluarga yang terdiri dari lima saudara laki-laki dan tiga sepupu laki-laki.

“Penembakan itu terjadi pada saat salat tarawih di malam Ramadan. Ini adalah serangan yang ditargetkan, dan informasi awal menunjukkan sengketa tanah menjadi pemicunya,” kata Amarkhil kepada Aljazeera, dikutip Senin (19/4/2021).

Diketahui, pertengkaran atas sengketa tanah sering terjadi di Afghanistan. Pertikaian berdarah karena persoalan ini bisa berlangsung selama beberapa dekade hingga turun-temurun yang membuat rentetan kekerasan mengerikan.


Editor : Cahya Sumirat

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network