Dalam penelitian tersebut, salah satu protein (ABO) diidentifikasi memiliki hubungan sebab akibat dengan risiko pengembangan Covid-19 yang parah. Lalu menunjukkan bahwa golongan darah memainkan peran penting apakah orang dapat membentuk penyakit yang parah.
Adapun analisis juga mengidentifikasi bahwa enzim (ABO) yang menentukan golongan darah secara kausal berkaitan dengan peningkatan risiko rawat inap dan kebutuhan untuk dukungan pernapasan.
Hal tersebut mendukung temuan sebelumnya seputar hubungan golongan darah dengan kemungkinan kematian yang lebih tinggi. Di mana penelitian sebelumnya, menunjukkan proporsi kelompok A lebih tinggi pada individu positif Covid-19, ini menunjukkan golongan darah A merupakan kandidat untuk studi lanjutan.
"Enzim membantu menentukan golongan darah seseorang dan penelitian kami telah menghubungkannya dengan risiko rawat inap dan kebutuhan bantuan pernapasan atau kematian," kata rekan penulis studi Christopher Hubel dari King's College London.
Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait