Aksi Heroik Polisi Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Dumoga

Arther Loupatty · Kamis, 09 September 2021 - 18:11:00 WITA
Aksi Heroik Polisi Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Dumoga
Aipda Johny saat membantu mendorong motor milik warga yang terjebak banjir di Dumoga. (Foto: Polda Sulut)

MANADO, iNews.id - Banjir melanda Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Kamis (9/9/2021). Bencana ini terjadi usai hujan deras selama dua hari sejak Rabu (8/9/2021).

Hujan membuat air Sungai Ibomba dan Moonsi meluap dan merendam permukiman warga di Desa Mogoyunggung Satu dan Kelurahan Imandi.

Kondisi ini mengakibatkan kurang lebih 70 rumah warga Desa Mogoyunggung I terendam banjir. Sementara di Imandi terdata ada 47 rumah terdampak banjir hingga ketinggian 1 meter.

Di tengah kondisi bencana, hadir sesosok anggota Polri yang peduli kepada masyarakat. Dialah Aipda Johny Jefri Rindengan yang dengan aksi heroiknya menolong warga.

Berawal saat dia mendapat informasi melalui medsos tentang musibah banjir di Dumoga. Kanit Provos Polsek Dumoga Timur, jajaran Polres Bolmong ini langsung bergegas menuju lokasi bencana.

Dia langsung turun ke lokasi untuk membantu menyelamatkan warga dan barang berharga milik merek. Salah satu warga yang ditolong Aipda Johny yakni Alo Kapantow.

Warga Desa Mogoyunggung Induk sedang mengendarai motor dalam perjalanan pulang dari kebun saat terjebak banjir. Dia kemudian dibantu Aipda Johny dan motor miliknya dievakuasi ke tempat yang aman.

Aksi kepedulian Aipda Johny Jefry Rindengan ini mendapat apresiasi dan ucapan terima kasih dari warga. Bahkan menurut warga, Aipda Johny sudah beberapa kali membantu mengevakuasi warga saat terjadi musibah.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast memberikan apresiasi atas kepedulian salah satu personel Polri yang bertugas di Polsek Dumoga Polres Bolmong.

"Tentunya ini menjadi teladan, bukan hanya untuk personel Polri tetapi untuk kita semua agar saling peduli di tengah situasi bencana yang terjadi di sekitar kita," kata Abast.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: