Banjir Manado, BPBD: 8 Kecamatan Terendam Air, 3 Korban Meninggal dan 1 Orang Hilang 

Antara · Sabtu, 23 Januari 2021 - 14:46:00 WITA
Banjir Manado, BPBD: 8 Kecamatan Terendam Air, 3 Korban Meninggal dan 1 Orang Hilang 
Hujan masih mengguyur beberapa wilayah Sulut. Ancaman banjir masih menghantui warga Manado. (Foto: Istimewa).

MANADO, iNews.id –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mencatat, hingga Jumat (22/1/2021) ada delapan kecamatan terendam banjir. Selain itu, ada tiga warga meninggal dan satu orang hilang

"Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (22/1) pukul 12.00 WITA menjadi pemicu banjir. Debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawangan dan Tondano yang melewati Kota Manado meluap," kata Kepala BPBD Manado, Donald Sambuaga, Sabtu (22/1/12021) dini hari.

Delapan kecamatan terdampak yaitu Malalayang, Wanea, Sario, Paal Dua, Pikkala, Wenang, Tuminting dan Singkil. Saat ini BPBD masih mengidentifikasi korban yang telah dievakuasi. 

BPBD juga masih belum mengetahui kerugian material akibat banjir ini. Pihaknya masih terus memantau rumah warga yang terendam dan terjadinya beberapa titik longsor. Tinggi genangan banjir sekitar 50 hingga 400 sentimeter. 

Merespon bencana ini, BPBD Kota Manado bersama unsur terkait lain, seperti TNI, Polri, Basarnas, sukarelawan melakukan evakuasi warga dan pendataan. Saat di lapangan, petugas membutuhkan perahu karet dan alat transportasi untuk mengevakuasi warga. Tim evakuasi banyak yang terjebak macet akibat genangan air di banyak ruas jalan.

Editor : Umaya Khusniah

Halaman : 1 2 3