get app
inews
Aa Text
Read Next : Komisi IV DPRD Badung Dorong Pembangunan Puskesmas Desa di Badung Selatan

Cegah Vaksin Ilegal dan Palsu, Kadinkes Gorontalo Utara: Pemesanan Melalui Sistem

Rabu, 05 Januari 2022 - 08:04:00 WITA
Cegah Vaksin Ilegal dan Palsu, Kadinkes Gorontalo Utara: Pemesanan Melalui Sistem
Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara, Rizal Yusuf Kune. (Foto: Antara)

GORONTALO, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gorontalo Utara, Rizal Yusuf Kune memastikan tak ada vaksin ilegal dan palsu. Sebab pemesanan vaksin Covid-19 selama ini melalui sistem.

"Stok vaksin Covid-19 yang masuk ke daerah ini didistribusi langsung pihak Dinas Kesehatan Provinsi. Kami melakukan permintaan (pesan) melalui sistem yang alurnya sudah tersedia sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan," katanya, Selasa (4/1/2022).

Sehingga stok vaksin yang tersedia di Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) adalah vaksin legal, aman dan terjaga kondisi penyimpanannya.

Pihaknya kata Rizal, akan langsung melakukan permintaan (pemesanan) ke Dinas Kesehatan Provinsi, jika stok vaksin diperkirakan menipis.

Biasanya setiap pekan dilakukan permintaan sesuai jenis vaksin yang diperlukan.

Dia mengatakan, pada Juli 2021 lalu, vaksin Covid-19 jenis Sinovac sempat didistribusi langsung oleh pihak Bio Farma yang dikirim melalui Manado, Sulawesi Utara.

Hal itu dilakukan karena stok vaksin yang kosong, karena sulit diperoleh diakibatkan pengiriman melalui Gorontalo sempat terkendala tidak adanya penerbangan.

Namun hanya sekitar 180 vial vaksin yang melalui pengiriman tersebut. "Selanjutnya, telah dilakukan kembali melalui sistem yang tersedia," katanya.

Dia mengatakan, saat ini stok vaksin Moderna kosong. Namun diperkirakan dalam dua hari ke depan, telah tersedia kembali.

"Kami sudah melaporkan kondisi tersebut ke pihak Dinas Kesehatan Provinsi. Sebab koordinasi terkait ketersediaan stok vaksin selalu dilakukan," katanya.

Sementara untuk stok vaksin Sinovac tersedia 14.000 vial, dan Pfizer 4.000 vial.

Selama ini pihaknya selalu menyiapkan stok vaksin untuk pelaksanaan dosis dua agar tidak kehabisan.

Sebab dosis tersebut merupakan penyempurna (booster) sehingga stoknya memang harus tersedia. Namun saat ini, rata-rata kabupaten dan kota memang mengalami kekosongan stok vaksin Moderna.

Koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten intensif dilakukan, khususnya dengan pihak TNI, Polri dan Kejaksaan, untuk mengantisipasi beredarnya vaksin hingga booster ilegal.

Masyarakat sasaran pun diedukasi agar mendapatkan vaksinasi di gerai yang disiapkan pemerintah maupun puskesmas.

Sebab status maupun rekam mediknya tercatat serta pelaksanaan vaksinasi melalui data dipastikan terpantau secara nasional.

Editor: Cahya Sumirat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut