Emosi Telepon Tak Diangkat, Suami di Tomohon Tusuk Dada Istri

Koran SINDO ยท Kamis, 02 Juli 2020 - 11:00 WIB
Emosi Telepon Tak Diangkat, Suami di Tomohon Tusuk Dada Istri
Polisi saat mengamankan suami yang menganiaya istri di Tomohon. (Foto: Istimewa)

TOMOHON, iNews.id - Seorang suami tega menganiaya istrinya dengan senjata tajam di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Pelaku menusuk korban dengan pisau badik sebanyak dua kali di bagian lengan dan dada.

Identitas korban yakni MM (22) warga Kelurahan Talete I. Pelaku yakni suaminya FM (23). Keduanya merupakan pasangan muda yang telah menikah sejak tujuh tahun silam.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi di rumah orang tua korban, Kelurahan Kakaskasen I, Lingkungan VI, Kecamatan Tomohon Utara, Selasa (30/6/2020) malam. Selain korban, bibinya juga dianiaya pelaku saat coba melerai hingga luka sayatan di bagian jari tangan.

Kejadian bermula saat pelaku datang dengan kemarahan lantaran korban tidak mengangkat teleponnya. Pelaku yang emosi langsung menusuk korban menggunakan pisau yang sudah dia persiapkan.

Mendapat laporan adanya kasus penganiayaan dengan sajam, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon yang dipimpin Bripka Yanny Watung langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Hasil penyelidikan awal, polisi mengidentifikasi pelaku dan menangkapnya kurang dari dua jam pada Rabu (1/7/2020) pukul 00.10 Wita.

“Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan. Dia bersama barang bukti sudah dibawa ke Mapolres Kota Tomohon,” ujar Katim URC Totosik Bripka Yanny Watung.

Pengakuan pelaku, motif dirinya menganiaya korban lantaran kesal istrinya tidak bisa dihubungi. Pelaku sudah menelpon korban namun tak kunjung terhubung. Saat itu, istrinya sedang berada di rumah orang tuanya yang menjadi TKP.

Dalam keadaan marah, pelaku dari rumah datang ke TKP dan membawa pisau badik. Ketika bertemu, pasangan suami istri ini sempat adu mulut yang berujung tindakan penganiayaan.

"Pelaku sebelum melakukan aksinya sudah dalam keadaan pengaruh minuman alkohol. Setelah menikam istrinya, dia melarikan diri dengan menumpang temannya yang bertepatan lewat dan kembali menuju ke rumah orang tuanya untuk bersembunyi,” kata Watung.


Editor : Donald Karouw