Kades di Bolsel yang Hanyut saat Pantau Ketinggian Air Sungai Belum Ditemukan

Sindonews ยท Senin, 27 Juli 2020 - 16:58 WITA
Kades di Bolsel yang Hanyut saat Pantau Ketinggian Air Sungai Belum Ditemukan
Tim SAR Dit Samapta Polda Sulut ikut mencari kepala desa yang hanyut terseret arus sungai saat banjir di Bolsel. (Foto: SINDOnews/Cahya Sumirat)

MANADO, iNews.id - Pencarian Kepala Desa (Kades) Bakida Reslan Ibrahim yang hanyut terseret arus sungai saat mematau ketinggian air masih terus dilakukan. Sampai hari keempat pencarian, korban hilang belum ditemukan.

Reslan diketahui menjadi korban banjir yang menerjang Desa Bakida, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut) pada Jumat (24/7/2020) pagi.

Saat ini, ada 12 personel Direktorat Samapta Polda Sulut yang dipimpin Kompol R Rompas didampingi Iptu Toni Sasehang turut dilibatkan dalam pencarian. Tim bergabung bersama petugas gabungan lainnya terdiri atas unsur SAR, BPBD, Brimob dan komunitas masyarakat penyelam Bolsel.

"Misi pencarian korban hilang ini juga kami lakukan bersama Basarnas dengan melibatkan warga setempat," ujar Rompas, Senin (27/7/2020).

Menurutnya. tim SAR Dit Samapta Polda Sulut dan komunitas masyarakat penyelam mencari di lokasi perkiraan titik korban hilang. Dalam pencarian ini, petugas gabungan menurunkan sejumlah peralatan, termasuk perahu karet.

Diketahui, Kades Bakida ini hilang saat terjadi banjir besar melanda Bolsel dan Bolmong. Dia diduga hanyut terseret arus saat memantau ketinggian air sungai pada Jumat (24/7/2020) subuh.


Editor : Donald Karouw