Banjir di Bolsel, Seorang Kepala Desa Hilang Terseret Arus saat Pantau Sungai

Cahya Sumirat, Arther Loupatty ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 14:57 WIB
Banjir di Bolsel, Seorang Kepala Desa Hilang Terseret Arus saat Pantau Sungai
Bencana banjir di Bolsel, Sulut, Jumat pagi. (Foto: Istimewa)

MOLIBAGU, iNews.id - Reslan Ibrahim, Kepala Desa Bakida, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara hilang saat terjadi banjir dan longsor, Jumat (24/7/2020) subuh. Dia diduga hanyut terseret arus saat memantau sungai. 

Humas SAR Manado Feri Ariyanto mengatakan, korban hanyut diperkirakan terjadi pada pukul 04.00 Wita. Namun informasi korban hilang baru dilaporkan pukul 10.10 Wita.

“Korban belum berhasil ditemukan. Tim rescue Pos Siaga SAR Kotamobagu sudah berangkat sejak pukul 10.30 WITA untuk melakukan pencarian dan pertolongan,” ujarnya.

Saat ini tim yang terlibat pencarian korban yakni SAR Manado berjumlah enam personel dengan dibantu masyarakat dan keluarga. Proses pencarian dengan mengerahkan satu unit truk untuk mengakut personel, satu motor trail, sebuah perahu karet, peralatan komunikasi dan evakuasi serta alat medis.

Sekretaris Desa Bakida Darwis Botutihe mengatakan, pencarian sangadi (kepala desa) masih terus dilakukan sampai siang ini.

“Pak Sangadi masih dalam pencarian,” kata.

Kapolsek Bolaang Uki AKP Suharno juga membenarkan informasi hanyutnya kepala desa tersebut.

Diketahui, bencana banjir dan longsor terjadi akibat curah hujan tinggi sejak Kamis (23/7/2020) malam. Luapan sungai merendam 16 desa di dua kecamatan. Selain itu, sebuah jembatan terputus akibat roboh dan terjadi longsor yang membuat akses menuju titik banjir di Bolsel belum dapat dilewati. 


Editor : Donald Karouw