Kehadiran Pegawai Pemkab Minahasa Tenggara Dibatasi karena Covid-19 Terus Naik

Antara · Rabu, 23 Februari 2022 - 17:54:00 WITA
Kehadiran Pegawai Pemkab Minahasa Tenggara Dibatasi karena Covid-19 Terus Naik
Seorang pegawai Pemkab Minahasa Tenggara menjalani tes cepat antigen. (Foto: Antara/HO-Pemkab Minahasa Tenggara).

MINAHASA TENGGARA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) membatasi kehadiran pegawai. Pembatasan diberlakukan baik aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga harian lepas (THL) ke kantor masing-masing.

Pembatasan juga dilakukan menyusul penetapan daerah tersebut berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

"Kami batasi hanya 50 persen dari jumlah pegawai di setiap instansi yang hadir di kantor, selebihnya harus bekerja dari rumah, untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 di perkantoran," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara David Lalandos di Ratahan, Selasa (22/2/2022).

Ia mengungkapkan keputusan tersebut diambil Pemkab Minahasa Tenggara setelah melakukan pertemuan dengan Satgas Penanganan Covid-19 dan melakukan evaluasi terkait dengan lonjakan kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19.

"Seluruh pegawai juga dilarang untuk keluar daerah kecuali ada urusan kedinasan. Kalau pun terpaksa keluar daerah, harus ada surat izin dari sekretaris daerah," katanya.

Para ASN maupun THL diwajibkan untuk berdomisili di Kabupaten Minahasa Tenggara dan akan diawasi oleh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing dengan melakukan pemantauan ke tempat domisili.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: