Komoditas Kopi Jadi Pendukung Pariwisata Kota Tomohon

Antara · Jumat, 09 April 2021 - 09:48:00 WITA
Komoditas Kopi Jadi Pendukung Pariwisata Kota Tomohon
Para pihak melakukan penanaman perdana kopi Arabika Mahawu dengan metode agroforestry di Tanah Misi Keuskupan Manado Jalan Mahawu.(Foto: Antara)

TOMOHON, iNews.id - Kota Tomohon akan memaksimalkan pengelolaan komoditas kopi secara optimal. Diharapkan kopi Tomohon dapat menjadi daya dukung pembangunan pariwisata di daerah berpenduduk lebih dari 100 ribu jiwa itu.

Wali Kota Tomohon Sulut Caroll JA Senduk mengharapkan Pemerintah Kota Tomohon menyambut baik dan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap pemangku kepentingan.

"Khusus kepada Redo Coffee yang secara aktif dan partisipatif menopang program–program pemerintah kota meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor dan menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia," ujarnya di Tomohon, Kamis (8/4/2021).

Para pihak melakukan penanaman perdana kopi Arabika Mahawu dengan metode agroforestry di Tanah Misi Keuskupan Manado Jalan Mahawu itu.

Pemerintah terus berupaya mengembangkan berbagai metode dan cara tepat membangun Kota Tomohon dengan melibatkan para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat.

"Ini akan berimplikasi pada penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kota Tomohon," katanya.

Pelaksanaan padat karya produktif melalui penanaman perdana kopi Arabika Mahawu dengan metode agroforestry menopang pengembangan pariwisata, katanya, sebagai tepat dan penting.

Alasannya, katanya, untuk menyediakan lapangan pekerjaan produktif dan berkelanjutan bagi para pengangguran dan setengah pengangguran.

"Melalui penyediaan lapangan pekerjaan yang produktif ini memberi dampak positif dalam memberdayakan ekonomi masyarakat ke tingkat yang lebih sejahtera serta mendukung misi menjadikan Tomohon sebagai kota wisata dunia," katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, mengajak petani dan pengusaha kopi menyadari ciri khas Kota Tomohon sebagai kota yang memiliki dimensi pertanian dan kepariwisatan yang menonjol dan potensial. Sekitar 70 persen sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari sektor pertanian.

Hal ini, katanya, membuktikan pengembangan perekonomian kota ke depan tetap berada di tangan masyarakat.

"Melalui dukungan agroekosistem dan potensi lahan yang baik maka salah satu potensi pertanian yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Kota Tomohon adalah tanaman kopi," ujarnya.

Hal ini memiliki keterkaitan lintas sektor serta membangkitkan dampak jamak yang signifikan bagi tumbuhnya mata rantai usaha, menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian lingkungan hidup dan kepariwisataan.

Editor : Cahya Sumirat

Halaman : 1 2