Luncuran Awan Panas Erupsi Gunung Karangetang Ancam 3 Desa di Sitaro

Luncuran Awan Panas Erupsi Gunung Karangetang Ancam 3 Desa di Sitaro
BPBD Sitaro meminta warga mewaspadai luncuran material vulkanis Gunung Karangetang saat cuaca hujan. (Foto: ANTARA)

MANADO, iNews.id - Luncuran awan panas erupsi Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, mengancam tiga desa di sekitar kali yang berhulu dari puncak kawah.

Potensi ancaman warga yang tinggal di sekitar kali adalah guguran awan panas ataupun luncuran material vulkanik yang terbawa akibat hujan deras.

"Karena itu kami terus berharap warga berhati-hati dan terus mendengarkan instruksi pemerintah daerah ataupun personel pos pengamatan gunung api," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sonny Belseran di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (25/5/2023).

Ketiga desa yang mendapatkan perhatian ekstra atas ancaman material vulkanik Gunung Karangetang adalah Desa Dompase, Kecamatan Siau Tengah, Desa Kora-Kora (Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur),  dan Desa Karalung Kecamatan Siau Timur.

"Warga tinggal di sekitar Kali Batang (Desa Dompase), dan Kali Batu Awang (Desa Kora-Kora dan Karalung) diharapkan tetap waspada," ujarnya.

BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, kata Sonny, terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten (pemkab) maupun petugas Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang terkait dengan evakuasi.

"Kalau memang sudah dalam posisi membahayakan, setelah dikoordinasikan harus dievakuasi, maka upaya itu akan dilakukan. Tapi untuk saat ini belum dilakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman," katanya.

Status Gunung Karangetang kembali dinaikkan statusnya menjadi Siaga, setelah di akhir April diturunkan statusnya dari Siaga ke Waspada.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsSulut di Google News

Bagikan Artikel:

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews.id tidak terlibat dalam materi konten ini.