Masuk Zona Kerentanan, Benarkah Ambruknya Jembatan di Amurang akibat Likuefaksi?

Subhan Sabu ยท Jumat, 17 Juni 2022 - 11:45:00 WITA
Masuk Zona Kerentanan, Benarkah Ambruknya Jembatan di Amurang akibat Likuefaksi?
Daerah pesisir.pantai Amurang yang terdampak abrasi. (Foto: Subhan Sabu)

"Kalau mau dihubungkan dengan likuefaksi, itu memang materialnya  pasir-pasir, dipermukaan tanah yang kelihatan, tetapi perlu ada penyelidikan lebih lanjut atau investigasi lanjutan bahwa itu betul-betul peristiwa likuefaksi," ujarnya.

Karena menurutnya, tidak ada pemicu baik gempa bumi atau getaran yang memicu airtanah yang meski pun dangkal akan lebih naik kepermukaan agar daya dukung tanah hilang dan terjadi peristiwa likuefaksi. Untuk memastikan itu  harus ada penyelidikan lanjutan.

"Kalau pun bisa terjadi, berarti ada faktor yang menyebabkan itu, karena kejadian likuefaksi di beberapa tempat ada pemicunya, walau pun daerah itu mendukung, kedalaman air tanah dangkal daerah aluvial, partikel tanahnya itu berpasir dengan ukuran yang lumayan besar, tapi kalau tidak ada pemicunya, kita tidak bisa berasumsi, jadi harus ada penyelidikan lebih lanjut untuk membuktikan hal itu,"  ujarnya.

Editor : Cahya Sumirat

Bagikan Artikel: