Pemprov Sulut Teken MoU dengan Jeju Air, Buka Penerbangan Langsung Korsel-Manado

Antara · Sabtu, 17 September 2022 - 14:35:00 WITA
Pemprov Sulut Teken MoU dengan Jeju Air, Buka Penerbangan Langsung Korsel-Manado
Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama CEO Jeju Air E Baek Kim menandatangani MoU pengembangan sektor wisata dan ekonomi kreatif yang disaksikan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri dan Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto. (Ist)

MANADO, iNews.id - Maskapai penerbangan Jeju Air akan terbang langsung dari Korea Selatan ke Manado, Sulawesi Utara. Hal ini setelah Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama CEO Jeju Air E Baek Kim menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan sektor wisata dan ekonomi kreatif.

Penandatangan MoU tersebut disaksikan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri dan Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto. 

Megawati Soekarnoputri mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman antara Jeju Air dan Pemprov Sulut bukti pariwisata Indonesia menarik bagi masyarakat Korsel. 

"Melalui perjanjian yang bersifat Win-Win ini, terbuka pintu kesempatan yang lebih luas untuk kolaborasi antara pelaku industri wisata dan kreatif antara kedua negara,” katanya, Jumat (16/9/2022).

Selanjutnya, Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto menyampaikan, konektivitas merupakan kunci utama untuk menciptakan kesejahteraan.

Maskapai penerbangan Jeju Air tidak hanya memungkinkan masyarakat Korsel untuk mengakses Sulut, tetapi juga masyarakat Sulut khususnya generasi muda pelaku industri wisata dan kreatif untuk akses pasar Korsel, termasuk mempelajari Hallyu/Korean Wave.

Masyarakat Korea tidak asing di Sulut. Sebab sebelum pandemi, wisatawan Korsel merupakan salah satu yang terbanyak berkunjung ke Sulut.

"Jarak yang cukup dekat yaitu sekitar lima jam durasi terbang antara Jeju ke Manado diharapkan dapat semakin meningkatkan wisatawan yang berkunjung ke Sulut," ujarnya.

Di samping itu disampaikan juga ada kesamaan budaya dan kuliner yang cukup kental antara masyarakat Sulut dan Korsel seperti kuliner yang terasa pedas dan asam.

CEO Jeju Air E Baek Kim menekankan wisata alam Indonesia, khususnya Provinsi Sulut sangat dikenal masyarakat Korsel. Sejauh ini, hanya terdapat 23 kali penerbangan maskapai Korsel ke Indonesia dan melalui penandatanganan nota kesepahaman.

Jeju Air akan mengupayakan pembukaan rute ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bali, Lombok, Yogyakarta dan Jakarta.

Kepala Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional RI turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov Sulut dan Jeju Air untuk pengembangan bersama sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: