Polisi di Jeneponto Tembak Istri dan Anggota TNI dalam Kamar Rumah

Muhammad Arham Hamid, Sulaiman Nai ยท Jumat, 15 Mei 2020 - 15:17 WITA
Polisi di Jeneponto Tembak Istri dan Anggota TNI dalam Kamar Rumah
Ilustrasi penembakan. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, iNews.id - Bripkda Herman (47), anggota Sabhara Polrestabes Makassar menembak istri dan seorang anggota Kodim 1425/Jeneponto dalam rumahnya, Kamis (14/5/2020) malam. Peristiwa ini mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian.

Sang istri Hasmiati (42) terkena tembak di bagian paha. Sementara Serda Hasanuddin (46) mengalami luka tembak di bagian lutut kanan dan kiri serta dada kanan. Kasus penembakan ini masih terus didalami tim gabungan TNI dan Polri.

Informasi yang dihimpun iNews.id, kronologi bermula saat Bripka Herman (47) pulang ke rumahnya di Jalan Sungai Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Biramu, Kabupaten Jeneponto, Kamis (14/5/2020) malam.

Begitu sampai di rumah, dia curiga karena lampu rumah dalam keadaan mati. Kemudian adan motor trail parkir di depan rumah sehingga dia diam-diam masuk ke dalam rumah dengan cara melompat pagar.

Bripka Herman kemudian mendapati pintu rumahnya tidak terkunci. Dia lalu menuju ke kamar lalu membuka tirai dan mendapati istrinya Hasniati sedang berhubungan badan dengan anggota TNI Serda Hasanuddin. Seketika itulah Bripka Herman mengeluarkan senjata dan melepaskan tembakan peringatan.

Begitu mendengar tembakan, istrinya dan Serda Hasanuddin berupaya merebut senjata api yang dipegang Bripka Herman. Saat terjadi perebutan itu, dia melepaskan sejumlah tembakan yang mengenai keduanya.

Korban Serda Hasanuddin merupakan Babinsa di Desa Jombe, Kecamatan Turatea. Dia diduga berselingkuh dengan istri Bripka Herman. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan tak ada hubungan dengan institusi keduanya karena menyangkut personal anggota.


Editor : Donald Karouw