Tak Terima Ditegur, Remaja di Tomohon Ancam dan Kejar Polisi dengan Samurai

Koran SINDO ยท Senin, 20 Juli 2020 - 11:47 WITA
Tak Terima Ditegur, Remaja di Tomohon Ancam dan Kejar Polisi dengan Samurai
Pelaku beserta barang bukti senjata tajam jenis samurai yang digunakan untuk mengancam pelapor yang merupakan anggota polisi. (FOTO:Istimewa)

TOMOHON, iNews.id - Remaja 16 tahun berinisial RK ditangkap anggota tim unit reaksi cepat Totosik Polres Tomohon. Warga Talete Satu, Kecamatan Tomohon Tengah ini diamankan atas kasus pengancaman dengan menggunakan senjata tajam jenis katana (samurai) terhadap anggota polisi inisial MG.

Kronologi bermula saat pelaku ditegur MG yang bertugas di Polsek Tomohon Tengah pada Sabtu (18/7/2020). Ketika itu pelaku sedang mengejar layangan dan hampir menabrak pelapor. Selanjutnya pelapor mengingatkannya agar berhati-hari, apalagi hal itu dilakukan di jalan raya yang banyak kendaraan.

Bukannya menerima teguran ini, namun pelaku justru mengeluarkan kata-kata ancaman 'awas ngana e tunggu di sini' (Awas kamu dan jangan kemana-kemana). Dan benar, tak lama berselang, pelaku datang sambil membawa samurai mengejar pelapor sambil melakukan gerakan memotong/menebas ke arah pelapor. Karena merasa terancam, pelapor kemudian menghindar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tomohon Tengah.

Tim URC Totosik dipimpin Katim Bripka Yanny Watung yang mendapat informasi ada anggota Polri diancam dan hampir kena tebasan samurai Katana langsung meluncur ke lokasi kejadian.

"Kami datang ke TKP, tapi pelaku sudah tidak ada. Lalu kami kumpulkan informasi tentang identitas dan tempat-tempat yang sering di kunjungi pelaku,” kata Bripka Watung, Minggu (19/7/2020).

Hanya karena teguran demi keselamatan, seorang remaja malah balik mengancam aparat kepolisian. Bahkan, remaja ini malah melakukan pengancaman dengan samurai terhadap seorang polisi yang bertugas di kompleks pusat Kota Tomohon.

Dalam pengumpulan bahan dan keterangan, tim bergegas menuju rumah rekan pelaku.

"Kamu menuju ke salah satu rumah warga yang ada di kompleks Wakas. Dan saat itu kami mendapat informasi kalau pelaku berada di kompleks kantor Pos jalan pasar lama,” katanya.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, tim mengatur taktik guna meringkus remaja tersebut.

"Kurang lebih tiga jam kami menunggu hingga akhirnya pelaku keluar dari persembunyian di kompleks kantor posdan tim langsung mengamankannya,” ucap watung.

Tim selanjutnya bergerak mencari barang bukti. Akhirnya ditemukan alat yang digunakan pelaku untuk mengancam pelapor yang disembunyikan di loteng  rumahnya. Selanjutnya pelaku bersama barang bukti kami amankan di Polsek Tomohon Tengah.

"Melalui interogasi awal, pelaku marah kepada pelapor karena menegur saat mengejar layangan. Dia kemudian pulang dan mengambil samurai lalu mengejar pelapor," ujarnya.

Kapolsek Tomohon Tengah Kompol Chilion Diar mengatakan, pelaku saat ini telah diamankan untuk proses lebih lanjut.

"Pelaku beserta barang bukti sejak tadi malam, sudah diamankan di Polsek Tomohon Tengah oleh tim Totosik,” kata Diar.


Editor : Donald Karouw